Mencermati kondisi perpolitikan
nasional akhir – akhir ini, rasa – rasanya semakin kesini semakin
menarik untuk disimak, semakin seksi ketika isu parpol dan Pemilu
diangkat menjadi bahan berita. Isu konspirasi, isu korupsi, perpecahan
Parpol, agresivitas media massa, dan berbagai hal seputar dinamisasi
perpolitikan nasional menjadi isu hangat yang perlu kita simak bersama.
Bagi saya pribadi, sebagai warga negara Indonesia yang baik, perlu
kiranya turut urun rembug dalam bentuk tulisan, terkait kemungkinan –
kemungkinan yang akan terjadi, semenjak saat ini, hingga pemilu 2014
digelar, April tahun depan.
Beberapa fakta menarik
seputar dinamisasi perpolitikan nasional tersebut saya coba rangkum
dalam beberapa hal. Yang pertama adalah isu seputar Parpol menjadi semakin seksi diperbincangkan banyak pihak.
Contoh kecil adalah seputar tulisan saya di kompasiana dulu, yang waktu
itu sempat menjadi tulisan fenomenal saya sepanjang bergabung di
kompasiana, tentang kepedulian PKS saat banjir. Dalam tulisan tersebut,
ada 308 Retweet dan sekitar 6000 pembaca. Pun demikian ketika Partai
Nasdem terkena kasus keretakan internal, banyak media yang berseberangan
dengan ‘pendukung’ nasdem mengangkatnya habis – habisan.
Yang paling fenomenal
adalah yang terbaru, beberapa hari yang lalu. Ketika secara tiba – tiba
KPK menetapkan Luthfi hasan Ishaq, Presiden PKS, sebagai tersangka kasus
impor daging sapi. Semua media massa menjadikan isu ini headline.
Bahkan media massa, dengan kepentingan mereka masing – masing tentunya,
menjadikan pemberitaan PKS ini menjadi berita utama. Bahkan saat PKS
mengumumkan presiden penggantinya, Anis Matta dilantik, TV One
menyiarkan secara langsung prosesi tersebut.
Yang kedua adalah tentan ramalan 2014, bahwa tahun 2014 adalah tahun kebangkitan Partai Ideologis.
Mengapa demikian? saya kira perlu kiranya, saya disini sebagai seorang
pengamat kecil – kecilan, yang tertarik dengan isu politik, mencoba
memberikan gambaran bahwa Pemenang 2014 adalah Partai Politik yang terus
saja fokus untuk bergerak dengan identitas dan ideologi yang jelas.
Partai Politik yang concern terhadap penguatan internal, serta fokus
kepada pelayanan masyarakat, akan menjadi pemenang Pemilu. Nah, untuk
hal ini, saya memprediksi ada 3 Parpol yang kemungkinan besar akan
menjadi 3 besar Pemilu 2014.
Partai yang pertama
adalah PDI Perjuangan. PDI Perjuangan adalah Partai ideologis yang terus
menyuarakan ideologi sosialis-nasionalis. Partai ini walaupun saat ini
berlaku sebagai oposisi bagi pemerintahan SBY-Boediono, memiliki basis
massa yang militan ditingkat akar rumput. Walaupun ketokohan sosok
megawati sudah mulai pudar, akan tetapi regenerasi tokoh yang dilakukan
PDI Perjuangan cukup massif lewat gerakan pemuda dan politisi mudanya,
semisal Budiman Sujatmiko, Puan Maharani, rieke Dyah Pitaloka dan Ganjar
Pranowo. Tokoh – tokoh muda tersebut saat ini begitu getol dibidang
spesialisasi masing – masing. Budiman mantan aktivis 98 ini misalnya,
dia begitu concern terhadap perkembangan pedesaan di tanah air. Pun
demikian dengan Rieke Oneng, yang terus saja menyuarakan kepentingan
Buruh. Analisa kebangkitan PDI ini juga didasari faktor Jokowi Effect
yang masih terasa di kalangan akar rumput. Selain itu dukungan massa
tradisional dari pedesaan turut menguatkan prediksi bahwa PDI akan
menjadi Partai nomor satu di 2014.
Yang kedua adalah
Partai Golkar. Partai ini ideologinya jelas, dia membawa isu nasionalis,
hampir sama dengan PDI, namun basis massa yang paling kuat adalah di
basis massa menengan dan kalangan karya. Partai Golkar meskipun menjadi
yang dari sisi tertentu terlihat pragmatis, tetapi partai ini memiliki
ideoligisasasi yang kokoh. Selain didukung pendanaan yang kuat, media
yang secara simultan terus memberitakan kontribusi Golkar kepada publik,
juga basis massa pemuda dan kalangan intelektual yang mulai digarap
oleh Partai pohon beringin ini. 3 hal ini disertai kekuatan ideologi
nasionalis, Golkar akan menajdi Partai peringkat kedua dalam Pemilu
2014.
Partai yang ketiga
adalah PKS. Kenapa saya menempatkan PKS menjadi Partai nomor tiga, tentu
ada beberapa alasan. Alasan yang pertama adalah bahwa PKS ini memiliki
ideolgi paling jelas dibanding Partai peserta Pemilu lainnya. Yakni
Islamis-Nasionalis. PKS sebagai Partai islam mencoba menempatkan bahwa
Islam sebagai solusi bagi semua permasalahan kebangsaan. Disisi lain,
untuk menjadikan publik makin simpati dengan Partai ini, PKS
mengkondisikan dirinya sebagai Partai nasionalis yang benar – benar
berkepentingan untuk pelayanan terhadap rakyat. Jargon peduli yang
mereka bawa membawa dampak bagi kinerja – kinerja kerakyatan Partai ini.
Selain itu, kekuatan pendukung Partai ini adalah faktor struktural,
yakni tidak bergantung pada figur, akan tetapi terus melakukan
regenerasi kepemimpinan.
Regenerasi
kepemimpinan ini nampak ketika kemarin, contohnya, Luthfi hasan
dijadikan tersangka oleh KPK, PKS secara langsung langsung mengumumkan
pergantian Presiden Partai, yakni Anis Matta. Walaupun memang, tak bisa
dipungkiri bahwa kasus ini memberi dampak bagi Partai, namun, sosok muda
Anis Matta ini akan menjadi keunggulan untuk mendongkrak citra Partai
menuju cita Partai ini, yakni masuk 3 besar.
itu prediksi saya
terkait Partai – partai yang akan menguasai Pemilu 2014. PDI Perjuangan,
Golkar, dan PKS. Salah satu analisis saya adalah keran ideologisasi
Partai yang continue akan melahirkan regenerasi kepemimpinan, sehingga
hal ini akan berdampak kepada banyaknya stock kepemimpinan masa depan,
untuk hal ini, ketiga Partai tersebut diatas memiliki keunggulan dari
sisi ini. Karena Partai yang hanya mengandalkan figuritas, akan terbuang
di 2014.
Yang kedua adalah
kepedulian dan pelayanan, serta kedekatan kepada masyarakat, saya kira
ketiga partai ini juga memiliki sikap politik yang demikian.
Yang jelas, ini hanya
prediksi saya, yang terpenting adalah bagaimana kemudian ketika Parpol
ini ingin memenangkan Pemilu, memiliki mental – mental demokrasi yang
kokoh. Sudah saatnya bangsa ini menunggu negarawan yang berasal dari
rahim demokrasi yang benar, dari rahim idelogisasi dan regenerasi
politik yang baik dan terus menerus.
Inisiator Komunitas Pena Merah | Penulis Buku Pacitan The Heaven Of Indonesia | Petualang Kuliner | Twitter @dwi_itudua
Sumber: http://politik.kompasiana.com/2013/02/02/partai-ideologis-akan-menjadi-pemenang-pemilu-2014-525098.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar