Sabtu, 21 Desember 2013
Jumat, 20 Desember 2013
Kamis, 19 Desember 2013
UU Desa Disahkan, Anggota Dewan Berebut Sebut Dapil di Paripurna
Setelah melalui perjuangan selama tujuh tahun, akhirnya
Undang-Undang Desa disahkan di rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat,
hari ini, Rabu 18 Desember 2013. Rapat pengesahan ini sempat diwarnai
beberapa interupsi. Tetapi, pada dasarnya, semua fraksi menyetujui RUU
Desa ini disahkan menjadi Undang-Undang.
Selain itu, kata Priyo, UU ini juga diharuskan membentuk semacam
DPR tingkat desa, namanya Badan Permusyawaratan Desa. Anggotanya sekitar
sembilan orang. "UU ini tidak memangkas kewenangan Bupati atau Walikota
atau Gubernur pada kepala desa," kata dia. (ren) VIVAnews
Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, yang memimpin rapat paripurna
ini, menyebutkan bahwa dalam UU ini, akan ada jaminan pasti untuk Desa
dari pemerintah pusat. Misalnya, kata dia, perangkat desa akan mendapat
gaji sampai tunjangan kesehatan.
"Selama inikan dari belas kasih warga," ujar Priyo.
Namun, Rapat Paripurna pengesahan Rancangan Undang-Undang Desa
menjadi Undang-Undang Desa hari ini diwarnai peristiwa yang tak biasa.
Dalam rapat ini, pimpinan rapat, Priyo Budi Santoso memperbolehkan semua
anggota dewan menyebut nama beserta daerah pemilihan masing-masing.
"Untuk rapat kali ini, semua boleh menyebutkan nama dan dapilnya," kata Priyo dalam sidang paripurna.
Padahal selama ini, dalam rapat, anggota DPR tak pernah menyebut nama daerah pemilihannya.
Hasilnya, semua anggota dewan yang melakukan interupsi atas
pengesahan RUU Desa ini menyebut nama beserta daerah pemilihan
masing-masing.
Peristiwa ini, bermula pada saat Ketua Pansus RUU Desa, Ahmad
Muqowam menyebut belasan nama anggotanya beserta dapilnya di depan
ratusan anggota DPR dan wartawan yang meliput. Beberapa nama diketahui
berubah daerah pemilihannya, ada juga yang berubah menjadi anggota DPRD
dan DPD.
"Ada yang lupa disebut, pimpinan rapat paripurna belum disebut nama dapilnya," kata Priyo.
Mendengar hal itu, Muqowam langsung menyebut nama Priyo. "Oh iya, Pak Priyo dari Golkar di dapil Jawa Timur I," ujar Muqowam.
"Seumur-umur saya memimpin sidang, baru kali ini anggota pansis
disebut sampai ke dapilnya. Tapi saya sengaja tak menyelaknya," ujar
Priyo yang disambut tepuk tangan anggota dewan.
Dana dari APBN dan APBD
Ketua Panitia Khusus RUU Desa, Ahmad Muqowam, mengatakan,
Undang-Undnag yang terdiri dari 16 bab dan 121 pasal ini akan mengubah
cara pandang mengenai pembangunan bangsa. Menurut dia, kali ini
pembangunan Indonesia tidak hanya terjadi di perkotaan, tapi juga
dimulai di desa agar kemakmuran dapat berkeadilan dan berkesinambungan.
"Undang-Undang ini akan membuat bangsa menjadi kokoh membangun desa
berarti membangun bangsa," kaya Muqowan dalam pidatonya di Sidang
Paripurna.
UU Desa ini, kata Priyo juga mengatur tentang alokasi dana dari
pemerintah pusat. "Selama ini kan tidak pernah ada anggaran dari pusat.
Jumlahnya sebesar 10 persen dari dana per daerah, wajib diberikan, nggak
boleh dicuil sedikitpun. Kira-kira sekitar Rp 700 juta untuk tiap desa
per tahunnya," ujar dia.
Selain kucuran anggaran dari pusat, kata dia, Desa juga
memungkinkan mendapat kucuran dana dari APBD Provinsi, Kabupaten/Kota.
"Ini wajib dilaksanakan, tergantung kekuatan masing-masing daerah," ujar
dia.
Kamis, 19 September 2013
Rekam Gambar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur
![]() | |
| Kegiatan Pembekalan Caleg Propinsi di Hotel Cianjur Tgl 1 September 2013 |
![]() |
| Penyerahan Hadiah Turnamen Bola Volley se Wilayah 4 Cianjur oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kab. Cianjur Tanggal 15 September 2013 |
![]() |
| Psikotest Caleg DPRD se Wilayah III Jabar |
![]() |
| Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan oleh DR. Ir. Arif Budimanta, M.Sc. didampingi oleh Sekertaris DPC PDI Perjuangan, Iwan Permana, SH |
![]() |
| Srikandi PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur |
DCT PDI PERJUANGAN TAHUN 2014
DAFTAR CALON TETAP (DCT)
PDI PERJUANGAN KABUPATEN CIANJUR
PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2014
PDI PERJUANGAN KABUPATEN CIANJUR
PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2014
DAERAH PEMILIHAN 1
(Cianjur, Gekbrong, Cilaku, Warungkondang)
1. H. ALI HERIAWAN
2. DHENI LUTFI RAHMAN, S.Sos
3. CUCU KUSTIRAH
4. ASEP LUKMAN
5. RIDHO HAMZAH, S.Pd
6. R. TUTI HANIPAH, S.AG
7. IMAN FIRMANSYAH
8. CECEP KUSHENDAR, S.Pd
9. TETI MARDIANI
10. SYAMSU RIZAL
DAERAH PEMILIHAN 2
(Cugeunang, Pacet, Sukaresmi, Cipanas dan Cikalong)
1. CECEP BULDAN
2. ADANG SUPIANA
3. INDRA YULIANA M, SE
4. NICO PARIS
5. SOFYAN MUNAWAR
6. EMMY SURATMI
7. DANI YUDHA KOSWARA, A.Md
8. AUD
9. R. LUSI KHAERANI
10.ASEP SUHEDNDAR
DAERAH PEMILIHAN 3
(Karangtengah, Mande, Sukaluyu, Ciranjang, Bj. Picung dan Haurwangi)
1. SUSILAWATI, SH
2. AANG SARMEDI
3. BAMBANG IRAWAN
4. IR. YULI INTAN WIGUNA
5. AHMAD YUSUF, S.Pd
6. SUBUR SUKAMTO
7. TETI FATIMAH, S.Pd
8. DADAN SAEPUDIN
9. TEDI SETIADI
10.ENDAR SUHENDAR
DAERAH PEMILIHAN 4
(Cibeber, Sukanagara, Campaka, Campakamulya, Pasirkuda, Pagelaran dan Takokak)
1. IWAN PERMANA, SH
2. YEDI RISWANDI, S.IP
3. HJ. NENEDEN RUKMANA
4. WAWAN JUWANDI
5. ASEP ISKANDAR
6. RIKA DERAWATI
7. IDA FITRIANI, ST., MSi.
8. JUNAEDI
DAERAH PEMILIHAN 5
(Tanggeung, Kadupandak, Cijati, Cibinong, Leles, Agrabinta, Sindangbarang, Cidaun, Naringgul dan Cikadu).
1. KUSWANDI
2. YUSUF EFENDI
3. R. SHOFI NURUL AFIFAH, S.Pd.I
4. AHMAD YAYU
5. KARTIWAN, A.Ma.Pd
6. SUSIANTI
7. A. BAHRUM RANGKUTI, SH
8. EPI NULHAKIM
9. MINTARSIH
10.DADANG SUTARMO, SH
Cianjur, 26 Agustus 2013
Selasa, 14 Mei 2013
Survei LSN
PDI Perjuangan Terpopuler
Berikut 10 besar partai yang populer di mata para pemilih pemula hasil survei LSN.
1. PDI Perjuangan dengan perolehan 19,5 persen
2. Partai Golkar dengan perolehan 19,3 persen
3. Partai Hanura dengan perolehan 12,8 persen
4. Partai Gerindra dengan perolehan 12,8 persen
5. Partai Nasdem dengan perolehan 10,8 persen
6. Partai Demokrat dengan perolehan 4,6 persen
7. PAN dengan perolehan 3,6 persen
8. PKS dengan perolehan 1,8 persen
9. PKB dengan perolehan 1,6 persen
10. PPP dengan perolehan 1,1 persen
1. PDI Perjuangan dengan perolehan 19,5 persen
2. Partai Golkar dengan perolehan 19,3 persen
3. Partai Hanura dengan perolehan 12,8 persen
4. Partai Gerindra dengan perolehan 12,8 persen
5. Partai Nasdem dengan perolehan 10,8 persen
6. Partai Demokrat dengan perolehan 4,6 persen
7. PAN dengan perolehan 3,6 persen
8. PKS dengan perolehan 1,8 persen
9. PKB dengan perolehan 1,6 persen
10. PPP dengan perolehan 1,1 persen
Survei LSN ini dilakukan pada 1-15 Maret 2013 di 33 Provinsi seluruh Indonesia, dengan 1.230 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara tatap muka dan memberikan kuisioner. Margin of error survei ini adalah plus-minus 2,8 persen.
Sumber : http://www.tribunnews.com/
Langganan:
Komentar (Atom)






